Selasa, 30 Desember 2014

Material - Material Gunung Berapi

Pada saat meletus, gunung akan memuntahkan material dari perut bumi ke permukaan bumi. Bahan yang dikeluarkan gunung api yang meletus berwujud padat (efflata), cair (effusif) ataupun gas (ekshalasi).

1. Lava
Lava merupakan cairan larutan magma pijar yang mengalir keluar dari bumi melaui kawah gunung berapi atau melalui celah, kemudian membeku menjadi batuan yang bentuknya macam - macam.

2. Abu Vulkanik
Abu vulkanik atau pasir vulkanik atau jatuhan piroklastik adalah bahan material vulkanik jatuhan yang disemburkan ke udara saat terjadi letusan. Abu ini terdiri dari batuan berukur besar sampai halus.

3. Magma
Magma merupakan batuan cair pijar bertemperatur tinggi yang terdapat didalam kulit bumi. Magma terjadi dari berbagai mineral dan gas yang terlarut di dalamnya. Magma terjadi akibat adanya terkanan dalam bumi yang amat besar.
\
4. Lahar
Lahar ialah aliran material vulkanik. Biasanya berupa cairan batu, pasir, dan kerikil. Lahar muncul akibar aliran air terjadi di lereng gunung berapi.

5. Lumpur
Lumpur dan sampah yang berada di sekitar puncak gunung berapi akan ikut jatuh ke bawah gunung ketika terjadi letusan.

6. Gas Beracun
Gunung berapi selalu mengeluarkan gas bercaun yang keluar melalui rekahan pada tanah. Gas dihasilkan pada letusan gunung berapi, biasanya dalam bentuk uap. 

7. Awan Panas
Gunung berapi yang memiliki magma yang kental, bila terjadi letusan yang eksplosif akan menghasilkan aliran piroklastik atau wedhus gembel. wedhus gembel merupakan awan panas yang tersusun dari batu, debu,bara dan gas yang mengalir menuruni lereng gunung dengan keceptan yang tinggi mencapai 300 km perjam.

Senin, 29 Desember 2014

Jenis - Jenis Gunung Berapi

Berdasarkan proses pembentukannya gunung berapi dapat diklasifikasikan sebagai berikut : 

  1. Gunung Berapi Rekahan  (Fissure Volcano)
      Gunung api rekahan merupakan sebuah retakan panjang pada permukaan bumi seluas ribuan kilometer persegi. Aliran magma pada gunung ini keluar melalui rekahan tersebut. Akibat retakan ini, timbulah lapisan basal yang sangat tebal.

     2.   Gunung Berapi Perisai (Shield Volcano)

       Gunung api perisai ini terbentuk karena adanya aliran lava basal cair yang kemudian membeku, alirannya secara bertahap membentuk gundukan yang sangat landai, seperti perisai dengan landasan yang melebar luas.

     3.   Kerucut Bara (Cinder Cone)

        Merupakan gunung api yang di bentuk terutama oleh bara asal dan abu vulkanik dari reruntuhan material dan bukan dari lava, gunung ini mudah mengalami erosi.

     4.   Gunung Api Campuran (Composite Volcano)
    
         Gunung api campuran atau gunung api strato dibentuk oleh kombinasi aliran lava dan material piroklastik pada letusan eksplosif. Lapisan lapisan lava yang bercamput dengan material piroklastik ini menjadi lapisan massa baru.

     5.   Gunung Api Kubah (Dome Volcano)

         Gunung api ini terbentuk dari lava kental yang mengandung asam keluar saat terjadinya letusan lava ini mengisi lubang kawah dibagian puncak gunung,

    6.   Kaldera (Caldera)

          Kaldera adalah suatu kawasan terbentuk bulat atau oval yang membentang rendah di tanah. Kawasan ini terbentuk pada saat atanah amblas akibat adanya letusan yang eksplosif.




Mengenal Lebih Dekat Gunung Berapi


Kita seringkali menyebut gunung berapi sebagai suatu kawasan yang menjulang ke atas hingga mencapai ribuan meter diatas permukaan laut. Selain itu, gunung sering dipahami sebagai permukaan daratan yang terdiri atas lereng lereng panjang, lembah atau ngrai yang dalam atau berpunggungan sempit yang tinggi. Kawasan di sekitar gunung berapi juga identik dengan iklim yang dingin. Gunung Berapi yang ada di indonesia tergolong sangat aktif karena seringkali menunjukkan tanda tanda kehidupannnya seperti gempa vulkanik, gempa letusan, gempa hembusan, tremor, asap yang muncul dari bawah kawah atau letusan letusan kecil.

Adapun struktur gunung berapi di indonesia:
- Magma
     Magma merupakan cairan silikat pijar bersuhu antara 9000 sampai dengan 14000 derajat celsius. Magma terdapat dalam bumi, dibawah tubuh gunung berapi.
- Kawah utama
     Kawah utama merupakan lubang erupsi yang berdiameter dua kilometer atau lebih, berada di bagian puncak gunung.
-Pipa Kawah:
     Pipa Kawah ialah suatu lubang atau rekahan yang merupakan bidang lemah pada kerak bumi, tempat magma menerobos ke permukaan bumi.

Gunung berapi juga mempunyai kerucut parasit, Akumulasi material hasil erupsi luar kawah utama memang menghasilkan bentuk menyerupai kerucut.

Berikut upaya upaya yang perlu dilakukan saat terjadi letusan sebagai berikut : 
  1. Menutup jendela, pintu, dan lubang angin
  2. Memasukkan kendaraan bermotor atau peralatan mesin lainnya.
  3. Memasukkan hewan peliharaan dan persediaan makanan ditempat yang lebih aman
  4. Menutup seluruh permukaan kulit tubuh dengan topi, masker, baju lengan panjang dan sepatu yang kuat dan tebal  untuk menghindari iritasi kulit.